Breaking News
Loading...
Tuesday, February 13, 2007

Bidadari Pagi


Matahari selalu meyakinkan kita
bahwa untuk setiap malam yang gulita dan panjang
pasti menyimpan sisi terang di ujungnya
Sisi terang yang selalu berbeda dari satu waktu ke lain waktu.
Tetapi ada kenikmatan yang hampir sama, ialah kehangatan
seperti genggaman tanganmu
merapatkan jarijemari pada jemariku di dada.
Gerimis kadang datang
tetapi itu akan memperindah ladang bunga
saat kugunting pelangi untuk ikat rambutmu
dan bidadari tak dapat turun ke bumi karenanya.
Kamulah pemandangan paling indah
sedang senyumanmu terekam abadi lukisan Davinci.
Di rebak rambutmu, kucium semerbak melati
setiap kali kusibak tiap helainya, aku menemukan wajahmu
manja berbisik pada angin. Akulah bidadari itu.

0 comments:

Post a Comment

 
Toggle Footer