Breaking News
Loading...
Friday, July 2, 2010

Berobat Dengan Sedekah


Berobat Dengan Sedekah

Janganlah bersedekahkarena sebab hukuman dan takaran kewajiban. Karena fungsi danmanfaatnya tidak harus menunggu sebab-sebab tadi. Mari kita bersedekah.

Tatkalamenyebut kata sedekah, maka yang dimaksud adalah memberi sesuatu kepadaorang lain sembari mengharap ridla Allah Swt.Al-Qur’an banyakmenyinggung hal ini. Baik dari sisi fungsi maupun manfaatnya. Fungsisecara individu manfaat secara sosial.Kata sedekah memiliki pengertianyang luas dan bermacam-macam bentuknya. Misalkan  zakat, infak, fidyah,hibah dan lain-lain. Tatkala sebagian dari kita memiliki harta yangbanyak dan memenuhi kriteria sehingga berkewajiban menyalurkan hartamaka ia disebut zakat.
Namun, untuk bersedekah tidak harus memiliki harta yang banyak.Masih ada bentuk lain dari bersedekah. Sehingga ada sedekah yang wajib(zakat) dan ada sedekah yang disunnahkan.Sehingga berbicara perbuatansedekah yang masuk kategori disunnahkan tidak mengenal kelas sosial dankemampuan ekonomi.
Penjelasan mengenai sedekah wajib karena harta telah mencukupitakaran (zakat) atau sebab hukuman (fidyah dll) telah dibahas di dalambab-bab fikih (hukum Islam). Begitu pula sedekah yang disunnahkan.
Sementarayang perlu kita perhatikan adalah pendidikan sedekah bagi umat Islamyang dituangkan Al-Qur’an dalam berbagai bentuk kasus tadi.
Seperti yang kita ketahui salah satu bentuk hukuman tatkalaseseorang melanggar perintah atau larangan agama atau sebab uzur adalahbersedekah. Misalnya, “….Dan wajib bagi orang-orang yang beratmenjalankannya (jika mereka tidak berpuasa) membayar fidyah, (yaitu) :memberi makan seorang miskin. Barangsiapa yang dengan kerelaan hatimengerjakan kebajikan (memberi makan lebih dari seorang miskin untuksatu hari), maka itulah yang lebih baik baginya. Dan berpuasa lebihbaik bagimu jika kamu mengetahui. (QS al-Baqarah, 2 : 184).
Ini hanyalah salah satu contoh sedekah dalam bentuk fidyah. Dansedekah yang berbau sosial ini terkait erat dengan puasa yang selamaini kita kenal sebagai ibadah ritual.  Untuk itu pula, melalui kasusseperti ini, tidak ada alasan bagi seseorang menghilangkan nilai ataumanfaat sosial dalam ibadah. Selain itu, secara fungsional sedekahmemiliki nilai pembersihan dan penyucian diri. Karena orang yang diberisedekah dianjurkan untuk berdo’a bagi si pemberi.
Contoh, “Ambillah zakat dari sebagian harta mereka, dengan zakat itukamu membersihkan dan mensucikan mereka, dan berdo’alah untuk mereka.Sesungguhnya doa kamu itu (menjadi) ketentraman jiwa bagi mereka. DanAllah maha mendengar lagi maha mengetahui.” (QS At Taubah (9) : 103)
Membersihkan maksudnya zakat itu membersihkan si pemberi dari kekikiran dan cinta yang berlebihan terhadap harta benda.
Danmensucikan maksudnya zakat itu menyuburkan sifat-sifat kebaikan dalamhati si pemberi dan memperkembangkan harta benda mereka. Betapasedekah, baik yang diwajibkan (seperti zakat) maupun sunnah (sepertihibah) dan lain-lain memiliki manfaat secara individu dan sosial.
Tak hanya itu, dengan bersedekah ternyata ditengarai dapat mengobati penyakit. Baik penyakit hati maupun penyakit jasmani.
Kembalikepada hukuman. Dari hal semacam ini mungkin tersimpan pesan mendalambagi kita umat Islam. Selain sebab dorongan kasus seperti di atas,bagaimana dalam keadaan normal alias, tanpa sebab pelanggaran perintahatau larangan agama kita rajin untuk bersedekah. Karena jelas di dalamAl-Qur’an sikap kedermawanan adalah cermin mukmin sejati. Dermawandalam pengertian tidak pelit dan tidak pula boros.

Bulan Ramadlan menjadi momentum bagi kita untuk menyadari betapaagama mendidik pemeluknya untuk peduli sesama. Dan tentunya bukan hanyapada bulan Ramadlan. Semoga tali siltaurrahim yang diwadahi olehtradisi bersedekah menghilangkan keluhan-keluhan saudara kita yangkesusahan, kelaparan dan apalagi mereka yang hampir putus asa menjalanihidup yang tidak mudah ini. Dan inilah pula yang patut kita upayakan,jangan sampai keadaan fakir yang kita biarkan itu mendekatkan saudarakita yang lain menjadi kufur. Apalagi yang harus kita lakukan,bersedekahlah!!

sumber: khalifah.co.id

0 comments:

Post a Comment

 
Toggle Footer